Dani Alves Tak Nyaman Pernah Tinggal Di Paris Karena Rasialis

Dani Alves Tak Nyaman Pernah Tinggal Di Paris Karena Rasialis

Rasisme kini ternyata juga di alami oleh Dani Alves. Ia tidak betah bukan pada timnya namun, karena tinggal di Paris membuatnya tidak bisa menikmati masa istirahat dan masa dia tidak sedang bermain. Ini karena Paris adalah negara dengan orang-orangnya selalu memperhatikan ras seseorang. Mereka sangat membedakan ras setempat, sehingga jadi berfikir bahwa ras mereka lah yang benar dan ras orang lain itu salah, atau tidak cocok jika bergabung dengan mereka. Menurut prediksi bola yang sudah sejak ada lama, menjelaskan bahwa ini sebenarnya alasan yang kurang cocok untuk meninggalkan tim dan lainnya. Namun, setiap pemain memang memiliki keputusan pribadi yang berbeda-beda.

Dani Alves Tak Nyaman Pernah Tinggal Di Paris Karena Rasialis

Meskipun Dani sudah memborong banyak piala hebat dunia, namun ia tetap saja tidak bisa tahan jika harus tinggal lama di tim dengan daerah yang tidak bisa dia sukai, atau menerima dia dengan baik. Oleh karena itu, ia memilih untuk pindah ke Brazil tempat ia asal, dan berada. Sebenarnya menurut prediksi bola yang sudah di catat di banyak pertandingan dunia, Dani sudah mencetak banyak rekor dunia yang hebat, yang membuatnya semakin ingin untuk bisa membawa nama yang baik di tim nya. Namun, ia juga tidak bisa bertahan di negara yang rasisme.

Dani sendiri menjelaskan alasan yang kuat untuk dia pindah, dan tidak lagi tinggal di Paris, dan berbalik ke negaranya. Ia mengatakan, bahwa ia sangat tidak suka dengan cara pandang warga Paris yang selalu memandang rendah pendatang baru yang tinggal di situ. Terutama untuk orang kulit hitam yang memilih untuk tinggal di situ. Bahkan ini menjadi pengaruh eksternal juga untuk Dani. Karena jika ia kuat untuk tetap tinggal di Paris, itu artinya prediksi bola sementara bisa membuat nya lanjut dengan tim yang sebelumnya, sehingga bisa memenangkan pertandingan yang baik.

Pendapat Dani Soal Kota Paris yang Bisa Mempengaruhi Posisinya di Tim yang Membawa Nama Besarnya

Dani sendiri menjelaskan dengan sangat baik saat di tanyai pendapatnya soal kota Paris. Dia mengatakan, bahwa kota Paris adalah kota yang stress yang tidak bisa menerima pendatang dengan baik. Kota Paris adalah kota yang keras, karena itu jika pendatang memutuskan untuk tinggal di sana, mereka lebih baik memilih untuk tinggal atau berlibur hanya untuk beberapa hari saja. Tidak untuk tinggal lebih lama lagi. Karena itu, menurut prediksi bola yang baru-baru ini kita dengar, menjelaskan bahwa keputusan Dani untuk pindah ke Brazil adalah keputusan yang benar dan baik.

Namun, keputusan apapun yang nantinya akan di perjelaskan oleh Dani, ini akhirnya akan menjadikan kualitas pemain pada setiap permainannya di tim manapun ia berada. Dan meskipun kota Paris menjadi salah satu alasan Dani memutuskan untuk pindah, namun ini akan selalu di harapkan bisa menjadi lebih baik lagi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *